IBL Play Off : Feel the Game (Garuda Bandung vs Kalila Jakarta)

Cuaca Bandung yang mendung tidak menghalangi para Abas (Anak Basket) untuk membanjiri GOR C’Tra Arena. Tempat play off kedua babak pertama antara tuan rumah Garuda Bandung melawan tamunya Kalila Jakarta. Setelah membeli tiket, aku mendaftar free throw contest. Sangat mengejutkan karena tidak satupun lemparan yang masuk. Sedikit kecewa dan langsung saja memasuki stadion. Terlihat para pemain sedang melakukan pemanasan. Setengah stadion sudah terisi penuh. Terutama para mojang Bandung yang kesengsem dengan para pemain tentunya. Bergegas aku menuju tempat duduk favoritku yang masih kosong. Setelah memilih tempat yang aman dari tebaran asap rokok, aku berusaha mencari dua pemain kebanggaanku: I Gede Rustawijaya (Kalila Jakarta) dan Cokorda Raka (Garuda Bandung). Sangat bangga karena kedua pemain ini adalah pemain kunci bagi teamnya masing-masing.

Pertandingan ini adalah Play off  ke dua setelah yang pertama diadakan di Semarang antara Bhineka Solo melawan CLS Knight Surabaya. Bhineka berhasil menyingkirkan CLS 2-0 dan  berhak ke semifinal untuk berhadapan dengan SM Britama. Sedangkan pemenang antara Garuda dan Kalila akan melawan ASPAC Jakarta.

Permainan dimulai dengan starter dari Garuda: Cokorda Raka, Indra, Deni Sumargo, Kelly Purwanto dan Antonius Sigar. Sedangkan dari Kalila: Rustawijaya, Sebayang, Iroth, Finiandini dan Mardiansyah. Garuda langsung menggebrak. Pergerakan one man show Denny Sumargo digagalkan oleh Rusta. Kalila berbalik menggebrak lewat Sebayang. Tri point play. Fault dilakukan oleh Denny Sumargo. Free throw masuk dengan mulus, 3-0. Tidak mau ketinggalan, Garuda membalas kontan lewat lemparan tiga angka dari Indra, 3-3. Pertandingan semakin seru dengan saling balas-membalas. Apalagi saat  Garuda harus defense, Rusta harus berhadapan langsung dengan Cokorda. Sayang sekali Rusta selalu kalah. Hanya sekali dia bisa memperdayai Cokorda. Serangan pemain bertubuh munggil dari Garuda, Indra, berhasil di Imbangi dengan baik oleh Sebayang dari Kalila. Babak pertama berakhir 20-19 buat Kalila.

Keunggulan Kalila pada babak pertama sangat kontradiksi dengan permainannya pada babak ke dua. Tujuh menit babak ke dua berlangsung, Kalila tidak mendapatkan point sama sekali. Sedangkan Garuda memborbadir pertahanan Kalila lewat aksi Denny Sumargo dan Indra. Bahkan steal dari Kelly Purwanto yang dilanjutkan assist kepada Andrea Tiara berhasil di slam dunk. Langsung saja penonton memberikan standing ovation. Inilah yang memulai kejatuhan mental anak-anak Kalila. Passing yang nanggung sehingga sangat mudah di steal, banyaknya turn over dan buruknya pertahanan menyebabkan Garuda unggul jauh pada babak kedua, 46-31.

Pada babak Ketiga permainan Kalila sedikit lebih baik. Tapi permainan konsisten dari Garuda menyebabkan Kalila kesulitan mengejar ketertinggalan pointnya. Pada babak ini Garuda lebih banyak menurunkan pemain cadanganya: Chandra, Firmansyah, Octavianus ataupun Andrea Tiara. Sedangkan Kalila mengganti sang Big Man, Finiandini dengan Samuel. Garuda masih unggul 24 point pada akhir babak ketiga (skor persisinya lupa. Karena sudah bisa dipastikan kemenangan dari Garuda).

Pada babak ke empat Garuda cuman berusaha mempertahankan keunggulannya dengan menurunkan lapis ke dua yang diselingi pemain inti sesekali. Demikian juga Kalila berusaha mengganti strategi dengan memperbanyak lemparan tiga angka. Akan tetapi buruknya lemparan tiga angka dari Kalila tidak membawa banyak perubahan. Sedangkan Garuda semakin merajalela lewat hujaman tiga angka dari Antonius Sigar dan Indra. Akhirnya Kalilapun harus mengakui keunggulan Garuda 92-56. Garuda sementara unggul 1-0. Pertandingan kedua akan dilakukan esok hari.

Keunggulan yang sangat jauh dan pertandingan yang berat sebelah membuat sedikit kecewa. Kekecewaan agak terobati setelah mendapatkan kaos liga Nuvo. Indra dari Garuda Bandung terpilih sebagai MVP. Selamat buat Garuda. Mudah-mudahan besok pertandingan lebih seru lagi.

 

3 Tanggapan

  1. Cokorda to istri timpal smp ku nok, Ka huehehehehe … Sempat datang ke acara merit ne dia.

  2. @winyo: Salah kamu win. Cokorda Raka kan cowok, kok bisa jadi istri orang. Salah comment ya???

  3. suka sama cok wiwin ya???hehehe
    dia orangnya baek banget low profile….
    dulu waktu 2 org adeknya masih maen lebih seru…
    bayangin aja satu tim isinya 3 org cokorda….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: