Kutukan Teluk Andaman

Pada Tahun 2004, lebih dari 200 ribu jiwa melayang akibat bencana tsunami. Korban berasal dari Indonesia (Aceh dan Sumut), Malaysia, Thailand, Myanmar, Bangladesh, India, Srilanka, Maladewa dan beberapa dari negara Afrika sebelah Timur. Negara tersebut sebagian besar terletak disekitar teluk Andaman.

Pada tahun ini dua bencana dahsyat melanda Myanmar dan China. Topan Nargis menelan korban lebih dari 134 ribu jiwa di Myanmar. Gempa di Shincuan, Cina mengambil lebih dari 34 ribu nyawa.

Sebelum Tsunami melanda Aceh, TNI sedang gontok-gontokan dengan GAM dalam operasi militer. Keduanya sama-sama ngotot. GAM ingin merdeka dari NKRI, sedangkan TNI tidak rela separatis mengancam keamanan RI. Di tengah peperangan yang ga jelas menguntungkan siapa, Tsunami datang. Memporak porandakan sebagian besar pesisir Aceh. Demi kepentingan rakyat Aceh akhirnya TNI dan GAM berdamai. Jadi Tsunami juga ada manfaatnya.

Terus kenapa Myanmar dan China?? Beberapa bulan yang lalu bisa kita saksikan pembantaian Biksu oleh aparan keamanan Myanmar. Negara yang lebih percaya dengan dukun ini membubarkan demonstran (sebagian besar biksu) dengan kekerasan. Pemukulan, bahkan penembakan dengan peluru tajam. Apakah pelayan Tuhan ini layak diperlakukan seperti itu?? Padahal mereka cuman menyuarakan penderitaan rakyat di bawah pemerintahan rezim militer yang sewenang-wenang.

Seminggu setelah topan Nargis, Shincuan bergetar. Gempa berkekuatan 7.9 skala richter memporakporandakan kota. Sebagian besar rumah ambruk dan rata dengan tanah. Kenapa musti China?? Kan negara ini tidak berbatasan langsung dengan Teluk Andaman?? Memang secara langsung tidak, tapi China adalah backing terbesar Myanmar. Sebagian besar kekayaan alam Myanmar dikelola oleh perusahaan China. Lewat backing inilah Myanmar tidak mendapatkan sanksi apa-apa dari PBB.

Apakah negara lain selanjutnya menyusul menerima kutukan ini?? Selama Malaysia masih menerapkan kebijakan rasial yang mementingkan kaum Melayu, selama Thailand masih membunuhi kaum Muslim di Thailand Selatan, selama Banglades makin asyik dengan korupsi para pejabatnya dan mengabaikan rakyatnya yang kebanjiran saban tahun, selama India masih berkonflik dengan separatis dalam masalah Khasmir dan selama Srilanka masih memborbardir Macan Tamil, bencana pasti menyusul negara tersebut. Satu persatu atau serentak. Indonesia juga tidak boleh terlena. Korupsi masih merajalela di negeri ini. Apakah dibutuhkan bencana yang lebih dahsyat untuk menyadarkan kita semua?? Jawabannya ada di tangan kita semua..

14 Tanggapan

  1. aduh jadi ngeri baca postingannya bli… mudah2an gak sampe harus ada bencana yah???

    mudah-mudahan tanpa bencana penghuni dunia bisa sejahtera.tp apa bisa??

  2. […] I read a post from my friend. He wrote that natural disasters all around the world happened because the people always fighting […]

  3. saya setuju bencana asal yang kena adalah pejabat2 yg korup itu bukan pukul rata semua rakyat

  4. setuju sama devari..kasian rakyat😦

  5. setuju ama bli dev n mbak ika,

    rakyat udah susah….malah di bikin tambah susah…. susahnya jadi rakyat….😦

  6. eka, menurutku kok ini sama dg nyukurin orang yg kena bencana ya. soalnya jd seolah2 sah saja mrk kena bencana. lha wong mrk mmg sudah berbuat salah.

    tp trnyata tdk bukan. di myanmar yg kena justru orang2 biasa, bukan junta militer yg bersembunyi di balik hutan. di aceh jg yg kena bukan GAM atau TNI, tp orang2 biasa, termasuk bbrpa temanku.

    jd, kalo toh benar ini kutukan, maka terkutuklah si pemberi kutukan itu. kok dia tega bgt gitu loh..

  7. bicara soal bencana … ngeriii😦

  8. ini info untuk semua semua….

    bahwa bencana tsunami tersebut yang terjadi tahun 2004 .akibat dari pasca perang dunia ke 2 (amerika vs jepang).

    tak ada yang bisa membuktikan secara real , sesuai fakta dan kenyataan .penyebab terjadinya tsunami adalah AMERIKA.

    saya bisa buktikan secara real dan nyata dan bertanggung jawab atas posting saya ini.

    bahwa amerika penyebab terjadinya bencana tsunami tahun 2004. yang memakan banyak korban jiwa , materi , sosial , dan hampir pemusnahan satu suku atau kaum.

  9. “Hidup memang sudah susah..,
    tapi jangan dibikin susah…”

    (slank,mode on*)

  10. Kita doakan aja, hanya orang-orang jahat yang kena kutukan.

  11. yah mudah2an gak sampe lagi,, klo seandainya terjadi. kita harus bikin persiapan,,,,
    para pejabat2 yang korup kita taro di satu pulau yang ga ada orangnya, jadi klo terjadi musibah mereka aja yang kena
    *hahaha, andai semudah itu

    btw, salam kenal ya

  12. ya……….

    biar semua nya mati kena bencana……..
    nanti di penghujung bencana saya yang hidup.
    ntar kalo mau makan buat sendiri……
    mau tidur tepukin nyamuk sendiri…….
    kena hujan berteduh sendiri……
    dingin panasin sendiri…………
    jadi presiden sendiri………….
    jadi mentri sendiri……..
    nggak perlu mikirin rakyat sendiri………….
    semua sendiri………….

    enakan dunia milik sendiri………….

    korupsi adili diri sendiri…..kakakaka

    maaf tak terima kost di dunia ku……..
    ini dunia pribadi………..kakakakakkakaka

    dewa mode : on

    maka……
    sesungguhnya iblis….
    ada…..
    dan bersemayam……
    di hati…….
    yang penuh dengan benci…….

  13. ekaaaaa, pasti sibuk ngitung rumus. makanya lama gak update. ayo2…

  14. Somehow i missed the point. Probably lost in translation🙂 Anyway … nice blog to visit.

    cheers, Stonewall.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: