Bandung dari atas Jembatan Surapati

Jembatan Surapati dibangun untuk memperlancar arus lalu lintas yang baru keluar dari tol, sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan Bandung Utara saat akhir pekan. Ternyata keberadaan jembatan ini telah menjadi landmark Kota Bandung. Selain itu jembatan ini sering digunakan untuk tempat pacaran. Terutama pada akhir pekan pasti ramai sekali. Untuk itu saya tertarik untuk mengabadikan apa yang mereka lihat di jembatan ini.

Baca lebih lanjut

Bandung Tempo Doeloe di Museum Sri Baduga

Wilayah Bandung merupakan Danau Purba. Hal ini bisa terlihat dari pegunungan yang mengelilingi kota Bandung. Sayang danau ini bocor pada daerah kapur yang berada di sekitar Padalarang. Danau purba yang kering tersebut menarik perhatian Belanda untuk mendirikan kota. Diletakkanlah sebuah patok yang nantinya membelah bandung menjadi dua (Utara dan Selatan). Patok tersebut saat ini menjadi Alun-alun Bandung.

Nah itulah sekelumit sejarah berdirinya Kota Bandung. Untuk lebih jelasnya, kalian dapat mengunjungi Museum Sri Baduga. Di dalam museum terdapat pemaparan mengenai Bandung (baca Jawa Barat) dari jaman purba, jaman kerajaan Hindu, Budha, Islam, penjajahan Belanda dan sejarah Budaya yang berkembang di sana. Museum ini terletak di jalan BKR (jalan tentara pejuang), tepat di depan Taman Tegallega. Jadi jika ingin tahu bandung secara menyeluruh, musti berkunjung nih ke sini.

Berikut laporan aku yang sempat menengok museum ini:

Baca lebih lanjut

Telapak Kaki para Presiden

Iseng berjalan di mengitari trotoar Monas, eh malah ketiban pulung. Tanpa sengaja di trotoar Jalan Merdeka Utara (seberang Istana Negara), terdapat tapak kaki presiden yang pernah memerintah Indonesia.

Tapak kaki Presiden Sukarno Baca lebih lanjut

Istana Negara vs Monas

Teman pernah bertanya: “Tau gak kenapa setiap pemimpin negara kita selalu jauh dengan rakyatnya? Kalau dulu karena dipimpin penjajah sih lumrah, tapi sekarang dipimpin oleh orang kita sendiri prilakunya tetep saja sama.”

Karena dilihat saya telah pasrah diapun nyeroscos, “karena pemimpin sekarang tetep tinggal di Istana yang dibikin oleh penjajah untuk mengawasi daerah jajahannya. Jadi saat berkuasa perilaku mereka hampir sama dengan penjajah.”

Jawaban yang sedikit ngaco, tapi setelah direnungkan ada benarnya juga. Istana negara yang terletak di Jalan Merdeka Utara dibangun pada tahun 1796 dan pembangunannya selasai tahun 1804. Sejak tahun 1821 oleh pemerintah kolonial, bangunan tersebut digunakan sebagai pusat pemerintahan. Begitu juga saat Jepang berkuasa di Indonesia. Selama penjajahan Belanda, Jepang dan masa kemerdekaan, istana ini telah digunakan oleh lebih dari 20 kepala pemerintahan dan kepala negara.

Baca lebih lanjut

Monas: “Angkuhnya dikau…”

Dari Bogor sampai di Gambir. Perjalanan hanya satu jam saja. Tiket kereta 6 ribu rupiah.

Baca lebih lanjut

Kebun Raya Bogor: Surgaku…

Bogor. Pertama kali terngiang kata itu, terbayanglah kota kcil yang menggairahkan itu. Bagaimana tidak, berbagai macam buah tropis yang aneh-aneh selalu terpampang di setiap pinggir jalan kota itu. Yang paling menarik tentunya ikonnya, Kebun Raya Bogor.

Siang itu, aku bergegas menuju terminal Lewipanjang. Sayang siang itu puncak terlanjur ramai karena liburan. Jadilah waktu di jalan tersita 6 jam. Sempat kepikiran untuk menggunakan kereta api, tapi agak ribet karena harus naek dua kali. Turun di Gambir trus pindah kereta naek yang ke Bogor. Padahal kalau naik kereta waktu di jalan bisa di pangkas. Mungkin 4 jam saja udah nyampe Bogor.

Monumen Kujang. Monumen identitas Kota Bogor. Baca lebih lanjut

Mengunjungi Museum Geologi

Perjalanan selanjutnya adalah mengunjungi Museum Geologi. Museum ini sering aku liat beritanya di harian Kompas. Makanya jadi tertarik. Letaknya di Jalan Diponogoro, berdekatan dengan pusat pemerintahan kota Bandung, Gedung Sate. Berikut sedikit laporannya:

Museum Geologi terdiri dari tiga bagian. Bagian kanan adalah peninggalan peradaban purba di Indonesia, Bagian kiri adalah mengenai batuan yang ada di Indonesia dan terakhir di lantai dua ada ruangan yang menjelaskan tentang penggunaan geologi untuk aktifitas umat manusia.

Baca lebih lanjut